29 Maret 2018
Bagikan :

Ladies, parfum merupakan produk penting yang digunakan setiap hari, karena wangi dari parfum membentuk ciri khas pada diri seseorang. Saat ini terdapat parfum isi ulang sudah menyebar di Indonesia lho. Tetapi, kamu harus tahu ladies bahwa menggunakan parfum isi ulang dapat membahayakan jika tidak dipilah dengan benar. Banyak parfum isi ulang yang mengandung kadar metanol yang tinggi ditemukan oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

Parfum yang mengandung kadar metanol yang tinggi dapat membahayakan kesehatan tubuh kamu. Seperti yang BPOM telah temukan, terdapat 40% dari 75 sampel parfum tidak memenuhi syarat karena mengandung metanol yang tinggi. Hal ini sangat membahayakan karena jika mengaplikasikan parfum secara langsung ke kulit dapat menyebabkan iritasi dan begitu juga jika tidak sengaja terkena mata akan menyebabkan kebutaan. Selain itu, kadar metanol yang tinggi juga dapat menimbukan sesak napas.

 

Sampai saat ini Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) masih belum menerapkan sanksi akan hal ini, tetapi lebih menerapkan pembinaan para Usaha Kecil Menengah (UKM) agar menjual parfum tetap sesuai kriteria dan tidak membahayakan kesehatan. BPOM juga mengarahkan agar para Usaha Kecil Menengah (UKM) tidak menyimpan biang parfum sendiri, melainkan harus membeli biang parfum yang terdapat certificate of analysis agar parfum tidak membahayakan konsumen. Saat ini pihak BPOM masih melakukan sosialisasi terlebih dahulu sambil menyusun regulasi yang terbaik untuk masalah parfum isi ulang ini.

Makanya ladies, demi kesehatan kamu sendiri mulai sekarang harus pintar dalam memilih parfum ya. Tentunya tetap menggunakan parfum yang sudah sesuai dengan kriteria Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), dengan nomor POM NA yang tercantum di label produk parfum. Jangan sampai kamu menyesal karena menggunakan parfum yang salah hingga menyebabkan iritasi kulit, sesak nafas ataupun kebutaan pada mata.

Komentar (0)

related article