20 Mei 2017
Bagikan :

Benarkah waktu puasa Ramadan di Rusia bisa mencapai 22 jam?

Tentu saja benar, ladies. Karena Rusia adalah salah satu negara yang terletak di belahan bumi bagian utara. Di musim panas, matahari bisa menyinari beberapa wilayah di Rusia hingga kuru waktu 22 jam. Salah satu kota di Rusia yang memiliki waktu puasa Ramadan sampai 22 jam adalah Saint Petersburg.

Sayangnya, waktu puasa Ramadan yang amat panjang tersebut tidak dibarengi dengan kompensasi untuk meringankan ibadah puasa. Tetapi beberapa cara berikut ini bisa membuat siapa pun tetap fit dan bersemangat meski berpuasa hingga 22 jam :

Kebutuhan Air Harus Tetap Tercukupi

Walaupun hanya memiliki waktu 2 jam untuk makan dan minum, tetapi kebutuhan air harus tetap tercukupi. Kamu bisa berbuka dengan mengonsumsi air terlebih dahulu. Dalam kurun waktu 2 jam, kamu bisa mengonsumsi air secara bertahap sampai waktu imsak tiba. Kamu juga bisa mendapatkan asupan air melalui konsumsi sup atau buah-buahan segar yang banyak mengandung air.

 

Mengurangi Aktivitas Fisik yang Melelahkan

Aktivitas fisik yang menyita energi memang berisiko membuatmu dehidrasi jika kamu puasa hingga 22 jam. Oleh sebab itu, alangkah lebih baik jika kamu mengurangi aktivitas fisik yang melelahkan. Kamu masih bisa beraktivitas seperti biasa tanpa harus melakukan banyak gerakan fisik sebelum berbuka puasa.

 

Menjaga Kestabilan Temperatur Tubuh

Temperatur tubuh yang tidak stabil juga rentan mengakibatkan dehidrasi. Kamu bisa mengalami dehidrasi jika merasa kepanasan dan terus-menerus berkeringat. Selain itu, dehidrasi juga bisa terjadi jika kamu kedinginan dan selalu ingin buang air kecil. Jadi, kestabilan temperatur tubuh memang penting untuk menjaga kesehatanmu selama berpuasa.

 

Mengonsumsi Makanan Kaya Gizi

Makanan yang kaya gizi merupakan salah satu kebutuhan utama selama berpuasa. Pastikan kalau makanan yang kamu santap mengandung karbohidrat, protein, lemak, serat, vitamin, dan mineral yang jumlahnya seimbang. Jika kamu mengonsumsi makanan kaya gizi dengan porsi yang tepat, maka kamu tidak akan mengalami lemas berlebihan. Tubuhmu akan tetap fit dan bersemangat walaupun harus berpuasa untuk waktu yang lama.

Menetap di Rusia dengan waktu puasa Ramadan yang lama bukanlah halangan bagi ibadahmu. Asalkan kamu cermat menyiasatinya, tubuh akan tetap fit selama berpuasa. Kamu pun dapat menunaikan ibadah puasa secara khidmat dan sempurna.

Komentar (0)

related article