06 November 2016
Bagikan :

It’s not about how much money you can make.
It’s how you save it.

 

Segiat apa pun kamu menabung, tetap saja kondisi finansial bisa berubah drastis karena kejadian tertentu. Ketika salah satu anggota keluargamu sakit atau sedang membutuhkan banyak biaya, biasanya kondisi keuangan keluarga bisa terganggu.
Dalam menghadapi badai keuangan yang menerpa keluarga, tentu saja kamu harus lebih sabar agar bisa berpikir jernih. Lakukan beragam siasat cerdas demi mengembalikan kestabilan kondisi finansial keluargamu, ya.


Berunding Bersama Anggota Keluarga Lainnya
Karena menyangkut kepentingan seluruh anggota keluarga, maka penyelesaian masalah keuangan juga harus dibicarakan bersama anggota keluarga lainnya. Maka, kamu wajib meluangkan waktu bersama keluarga untuk mencapai kesepakatan. Mulailah membicarakan mengenai penyebab gangguan keuangan keluarga dan tanyakan pendapat dari masing-masing anggota keluarga. Biasanya solusi bisa diperoleh kalau seluruh anggota keluarga mau menyampaikan pendapat dan sarannya.


Mengutamakan Biaya Penting Terlebih Dahulu
Ada biaya-biaya penting yang harus tetap diutamakan walaupun kondisi keuangan keluarga sedang tidak stabil. Biaya untuk kebutuhan hidup sehari-hari, tagihan air, listrik, dan telepon, pembayaran angsuran, dan SPP anak adalah contoh biaya yang harus menjadi prioritas. Selanjutnya, biaya-biaya lain bisa diminimalkan dengan upaya penghematan sehingga beban finansial keluarga semakin berkurang.


Membuat Komitmen Bagi Seluruh Anggota Keluarga
Komitmen untuk serius berhemat adalah hal penting yang harus dilakukan seluruh anggota keluarga. Dengan demikian, maka upaya penghematan pun akan berlangsung lebih maksimal. Mulai dari orang tua, anak-anak, dan seluruh anggota keluarga lainnya patut berhemat dengan caranya masing-masing. Jangan lupa pula untuk saling mengingatkan satu sama lain sehingga penghematan bisa segera terasa manfaatnya.


Saatnya Memanfaatkan Objek Investasi
Objek investasi yang dimiliki bisa menjadi solusi tepat untuk mengatasi badai keuangan keluarga. Biasanya setiap keluarga memiliki investasi berupa emas, reksadana, saham, atau objek properti. Jika tidak mau kehilangan objek investasi tersebut begitu saja, pilihan untuk menggadaikan investasi tersebut juga bisa menjadi keputusan yang bijaksana. Beberapa objek investasi seperti rumah, tanah, dan emas memang bisa digadaikan dan ditebus kembali jika nanti kondisi finansial rumah tangga sudah kembali stabil.

Segala keputusan finansial tentu membutuhkan dukungan dari anggota keluarga agar bisa menjadi pilihan terbaik. Keluarga modern yang kompak dan cermat mengelola keuangan pasti mampu bertahan menghadapi badai keuangan yang timbul di saat-saat tak terduga.

Komentar (0)

related article